• Agama Islam
  • Artikel PKN
  • Kesehatan
  • Belajar English
  • Kisah Islami
  • Trend Berita
  • Ruang Pribadi
  • 1/25/2014

    Kesederhanaan Itu Lebih Baik Daripada Keserakahan

    Kesederhanaan Itu Lebih Baik Daripada Keserakahan

    Pada kesempatan kali ini kami ingin menceritakan kisah yang kami beri judul Kesederhanaan Itu Lebih Baik Daripada Keserakahan.

    Suatu hari, ketika Raja Ibrahim Bin Adham sedang berburu di hutan lebat, ia menemukan sebuah benteng tua. Di sana ia melihat banyak tumpukan batu bata.

    Ketika ia menarik beberapa batu bata dari tumpukan itu, ia menemukan banyak sekali harta karun. Tapi karena dia adalah seorang raja yang kaya raya, maka dia memutuskan untuk memberikan harta itu kepada orang lain.

    "Sebaiknya Aku berikan saja harta ini kepada seorang fakir miskin" pikirnya dalam hati sambil berlari keluar dari benteng tua itu dan mencari orang yang dimaksud.

    Tak lama kemudian ia bertemu dengan seorang lelaki miskin yang sedang menebang pohon dan mengumpulkan ranting-rantingnya. Ibrahim Bin Adham kemudian berkata kepada lelaki tua itu "Ikut aku.! Akan kutunjukkan harta yang banyak untukmu, agar kamu merasa nyaman dan senang selama sisa hidupmu".


    Penebang kayu tua itu mengikuti Ibrahim Bin Adham dan melihat harta karun yang ditunjukkannya. Kemudian lelaki tua itu berkata "Oh Tuan yang baik hati! Ambillah harta karun itu untukmu sendiri, engkau lebih membutuhkannya daripada aku. Aku sudah mengetahui harta karun itu sejak masih kanak-kanak".

    Ketika ia mendengar ucapan lelaki tua itu, Raja Ibrahim Bin Aadham merasa sangat malu dan sangat terkesan dengan kesederhanaannya. Dia pun berkata dalam hatinya "Lelaki miskin ini lebih layak menjadi seorang raja daripada aku, karena aku hanyalah seorang budak harta dan keserakahan".

    Setelah peristiwa itu, Sultan Ibrahim Bin Adham kemudian menyerahkan kerajaannya kepada orang lain. Beliau kemudian menjadi seorang sufi terkenal yang menjalani kehidupannya dengan penuh kesederhanaan.

    Related Posts
    Disqus Comments