• Agama Islam
  • Artikel PKN
  • Kesehatan
  • Belajar English
  • Kisah Islami
  • Trend Berita
  • Ruang Pribadi
  • 2/03/2013

    Sebuah Perahu Kecil di Tengah Badai

    Sebuah Perahu Kecil di Tengah Badai

    Kisah Islami yang akan diceritakan pada posting kali ini yaitu tentang Sebuah Perahu Kecil di Tengah Badai.

    Alkisah, Sepasang suami istri yang baru saja menikah menyeberangi sebuah pantai dengan menggunakan sebuah perahu kecil, Ketika mereka berada di tengah-tengah pantai tiba-tiba saja muncul badai gelombang yang besar.

    Sang istri menjadi merasa sangat takut, tubuhnya gemetar dan wajahnya terlihat pucat pasi. Tapi sang suami tetap tenang mendayung perahunya, seolah tidak terjadi apa-apa. Tidak terlihat ketakutan sedikitpun di wajahnya.

    Perahu yang mereka tumpangi berukuran kecil sementara badai gelombang itu benar-benar sangat besar, setiap saat mereka bisa tenggelam dihantam badai. Tapi anehnya laki-laki itu tetap duduk diam, tenang, seolah tidak ada badai besar yang terjadi.


    Sang istri terlihat gemetar dan dia berkata kepada suaminya : "Apakah kamu tidak takut? Mungkin inilah saat terakhir hidup kita! Rasanya tidak mungkin kita mampu mencapai pesisir. Hanya keajaiban yang mampu menyelamatkan kita, sedangkan kematian hampir pasti. Apakah kamu tidak takut? atau mungkin kamu gila? Kamu ini manusia atau batu?"

    Pria itu tersenyum dan kemudian mengambil sebilah pedang dan menariknya dari sarungnya. Sang istri semakin bingung "Apa yang akan dia perbuat?" Pikirnya.

    Lalu sang suami mendekatkan pedang yang terhunus itu ke leher istrinya, begitu dekat sehingga hampir menyentuh lehernya. Dia kemudian bertanya kepada istrinya : "Apakah kamu takut?" Sang istri tertawa dan menjawab : "Mengapa aku harus takut? jika pedang itu ada di tanganmu, mengapa aku harus takut? karena aku tahu kamu sangat mencintaiku".

    Lalu pria itu memasukkan pedang tersebut kembali ke dalam sarungnya "Itulah jawabanku untuk pertanyaanmu. Aku tahu Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan badai ini berada di tangan-Nya (dalam kekuasaan-Nya), Jadi apapun yang terjadi, akan selalu baik untuk kita. Jika kita bertahan hidup, itulah yang terbaik menurut Allah, Tapi jika kita tidak selamat dari badai ini, itu juga yang terbaik menurut Allah, karena semuanya ada di tangan-Nya, dan Dia tidak akan pernah membuat sebuah keputusan yang salah".

    Allah berfirman di dalam al-Qur'an :
    "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui" (Al-Quran, 2:216).

    Alhamdulillah dengan seizin Allah akhirnya pasangan itupun selamat hingga sampai ke pesisir pantai.

    Related Posts
    Disqus Comments