• Agama Islam
  • Artikel PKN
  • Kesehatan
  • Belajar English
  • Kisah Islami
  • Trend Berita
  • Ruang Pribadi
  • 11/30/2013

    Seorang Badui dan Pria Tua Buta

    Seorang Badui dan Pria Tua Buta

    Pada kesempatan kali ini Cerita Islami ingin menceritakan kisah tentang Seorang Badui dan Pria Tua Buta. Cerita ini bisa dijadikan dongeng sebelum tidur untuk anak-anak.

    Suatu hari seorang badui melewati sebuah pedesaan di mana di sana ia bertemu dengan seorang pria tua buta yang sedang duduk di depan rumahnya. Pria tua itu tampaknya juga menderita penyakit lumpuh, sehingga terpaksa harus terus menerus dalam posisi duduk dikursinya.

    Ketika orang badui itu lewat di depan rumah orang tua itu, dia mendengar pak tua itu berkata : "Segala puji bagi Allah, yang telah menyelamatkanku dari penyakit-penyakit yang dengannya manusia lebih banyak diuji di antara cipataan-Nya yang lain, dan Cinta-Nya kepadaku lebih besar daripada kepada makhluk-Nya yang lain".


    Orang badui itu seketika menghentikan langkahnya mendengar perkataan orang tua itu, lalu ia bertanya "Pak tua.! anda telah diselamatkan oleh Allah dari penyakit apa? karena terus terang saya melihat anda menderita banyak penyakit".

    Orang tua itu pun menjawab sambil mengangkat kepalanya "Pergilah jauh-jauh dariku, bukankah aku masih mempunyai lidah yang dengannya aku bisa mengucapkan Dzikir kepada-Nya dan memuji ke-Esaan-Nya? dan aku juga masih mempunyai hati yang dengannya aku bisa mengingat-Nya dan mengenal Dia?"

    Orang badui itu tidak bisa berkata apa-apa mendengar jawaban dari orang tua itu. Dia sadar bahwa orang tua itu hanya buta fisiknya saja, tapi tidak dengan hatinya. Lalu Orang badui itu pun meminta maaf kepada orang tua buta itu, dan juga memohon ampun kepada Allah karena selama ini ia lupa untuk berdzikir, memuji kebesaran-Nya.

    Hikmah yang bisa diambil dari cerita ini adalah bagaimanapun besarnya ujian kesulitan yang kita hadapi, kita tidak boleh mengeluh kepada Allah, dan harus senantiasa memuji kebesaran-Nya. Karena bila kita menghadapi ujian itu dengan sabar dan takwa, maka kita akan menjadi lebih baik daripada yang lain dihadapan Allah.

    Related Posts
    Disqus Comments