• Agama Islam
  • Artikel PKN
  • Kesehatan
  • Belajar English
  • Kisah Islami
  • Trend Berita
  • Ruang Pribadi
  • 12/01/2013

    Sebaik-Baik Calon Menantu

    Sebaik-Baik Calon Menantu

    Pada kesempatan kali ini, Cerita Islami ingin mengisahkan cerita yang berjudul Sebaik-Baik Calon Menantu.

    Alkisah, ada seorang pemuda yang mendatangi seorang ayah untuk melamar putrinya. Pemuda itu berkata "Aku bersedia memberikan apa saja mahar yang diminta. Aku telah memiliki sebuah rumah dan mobil mewah, bila Bapak memperkenankan aku untuk menikah dengan putri Bapak, Insya Allah aku akan memperlakukannya seperti seorang putri raja".

    Kemudian bapak itu menjawab lamaran si pemuda dengan sebuah syarat. "Aku tidak meminta kekayaan, rumah ataupun status tinggi untuk putriku, aku hanya ingin mengajukan sesuatu pertanyaan kepadamu sebagai maharnya, bila kamu bisa menjawabnya dengan benar, aku akan mengijinkanmu untuk menikahi putriku, karena siapapun yang bisa menjawab pertanyaan ini, Insya Allah dia akan jadi menantu yang baik".


    Pemuda itu sangat senang mendengar jawaban sang Ayah, dan dia langsung menerima syarat yang diajukan kepadanya.

    Lalu sang ayah menatap mata pemuda itu dalam-dalam dan mulai mengajukan pertanyaan "Jam berapa tepatnya waktu azan subuh sekarang?"

    Pemuda itu mulai berpikir mencari jawaban untuk pertanyaan sang Ayah, tapi dia tidak segera menemukan jawabannya karena dia sendiri selalu bangun terlambat, bahkan sering meninggalkan shalat Shubuh. Wajahnya berubah menjadi merah menahan malu, tapi dia tetap menjawab pertanyaan itu meskipun terdengar sedikit ngawur "Aku pikir itu adalah jam 4.00....? maksudku jam 5.00 mungkin...? Terus terang, aku tidak tahu!"

    Sang Ayah kemudian tersenyum, dia lalu berkata "Sayang sekali Anakku, aku tidak menginginkan status tinggi atau banyaknya uang dalam rekening bank milikmu. Putriku sangat berharga bagiku, dia seperti seorang putri raja bagiku, dengan hijab dan kesuciannya, sehingga dia membutuhkan seseorang yang dapat memperlakukannya seperti seorang ratu. Tidak ada yang bisa membuatnya bahagia lebih dari seorang pria yang takut kepada Tuhannya dan mentaati-Nya. Hanya seorang suami yang shaleh yang bisa memberinya kebahagiaan tak terbatas dengan membimbingnya untuk menjadi lebih dekat kepada Allah.

    Related Posts
    Disqus Comments